KPU
Home » Berita » Perempuan Demokrasi dari KPU Jakarta Barat meraih Juara 2 Lomba Cerdas Cermat di KPU RI

Perempuan Demokrasi dari KPU Jakarta Barat meraih Juara 2 Lomba Cerdas Cermat di KPU RI

Rabu 15 Agustus 2018 di Ruang Sidang KPU RI, Penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kelompok Perempuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2018 berlangsung semarak dan meriah. Sebanyak 13 tim dari sejumlah wilayah hadir untuk menguji pengetahuannya mengenai kepemiluan yang ada di Indonesia. Bersama para pendukungnya, mereka terus meneriakkan yel-yel membuat suasana semakin meriah.
 
Dari 15 peserta yang mendaftar, dua peserta berhalangan hadir, 13 tim lainnya kemudian dibagi ke dalam tiga babak penyisihan, satu pemenang di tiap babaknya melaju ke babak final untuk kemudian memperebutkan juara 1,2 dan 3. Di babak penyisihan sendiri tiap tim yang terdiri dari tiga orang peserta diminta untuk menjawab lima soal wajib, dilanjutkan dengan pertanyaan rebutan
 
Di babak akhir ini, panitia sendiri membuat aturan tambahan terkait pertanyaan yang disampaikan kepada peserta. Selain memberikan lima pertanyaan wajib serta rebutan, panitia juga memberikan masing-masing tim pertanyaan lemparan dimana tim yang tidak berhasil menjawab dengan benar, hak jawabnya dilempar kepada tim lain yang dapat merebut poin.
 
Persaingan antar tim sengit mendekati akhir, saat Wonder Women yang sudah unggul 1.200 poin kemudian perlahan terkejar oleh Perempuan Demokrasi dengan 1.100 poin. Semakin menarik saat Wonder Women justru salah dalam menjawab pertanyaan (sehingga dikurangi 50 poin), sementara disisi lain Perempuan Demokrasi berhasil menjawab dengan benar (sehingga bertambah poin 100). Meski demikian dipertanyaan terakhir, Wonder Woman tidak menyia-nyiakan kesempatan saat MC membacakan pertanyaan berapa jumlah kursi yang diperebutkan di Pemilu 2019. Dengan sigap, Khoirunnisa menjawab dengan lugas, 575, yang dibenarkan kemudian oleh juri, Komisioner KPU Wahyu Setiawan
 
Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU,  Nur Syarifah menjelaskan latar belakang diikutsertakannya perempuan dalam kegiatan LCC 2018. Tidak lain karena perempuan menurut dia adalah agen sosialisasi, sosok penting dikeluarga dan masyarakat, khususnya dalam menangkal informasi bohong (hoax). “Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki masa kampanye, saya berharap perempuan dapat menjadi penyaring informasi hoax ini,” kata perempuan yang akrab disapa Inung ini