KPU
Home » Berita » KPU Kota Jakarta Barat menggelar Bimtek bagi PPDP Se Kota Jakarta Barat

KPU Kota Jakarta Barat menggelar Bimtek bagi PPDP Se Kota Jakarta Barat

ppdp oke

Komisi pemilihan umum (KPU) Kota Jakarta Barat melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang dilaksanakan 27 Agustus – 5 September 2016 ini se Kota Jakarta Barat. Dari 56 Kelurahan yang ada di Jakarta Barat setidaknya sudah 70% yang sudah melaksanakan kegiatan itu dan sampai saat ini masih berlanjut. Bimtek petugas pemutakhiran data pemilu (PPDP) di Jakarta Barat untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2016. Dijelaskan H. Sumardi selaku Anggota KPU Kota Jakarta Barat Divisi Pemutakhiran Data Pemilih, dimana tugas PPDP tersebut ialah melakukan pendataan dan pencocokan serta penelitian data pada daftar penduduk potensial pemilih Pemilu (DP4) ditambah daftar pemilih tetap (DPT) pada pelaksanaan Pilpres 2014 lalu.

Bimtek ini menurutnya bertujuan mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas dan mampu mengakomodasi seluruh hak politik warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih dalam PILGUB dan WAGUB DKI Jakarta Tahun 2017 khususnya di Jakarta Barat. Adapun syarat seorang warga untuk dapat terdaftar sebagai Pemilih adalah WNI yang pada hari pemungutan suara genap berusia 17 tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin, tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya, tidak sedang dicabut hak pilihnya, berdomisili di daerah Pemilihan paling kurang 6 bulan sebelum disahkannya DPS yang dibuktikan dengan KTP atau dokumen kependudukan dari instansi berwenang dan tidak sedang menjadi anggota TNI atau Kepolisian

Untuk PPDP sekarang tidak sama dengan PPDP yang pemilu sebelumnya,  karena banyak data yang harus diperbaiki,  banyak data pemilih yang NIK nya diluar Jakarta karena perpindahan penduduk sekarang tidak merubah NIK sehingga harus betul-betul dilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) oleh PPDP,  tidak bisa lagi hanya Coklit lewat arsip yang ada di RT,  ada juga pemilih yag KK ( Kartu Keluarga) nya sama tapi beda RT,  dan itu tidak akan ditemukan di arsip RT tapi harus Coklit kelapangan,  bahkan sekarang Data Pemilih menggunakan sistem informasi data pemilih atau Sidalih sehingga terintegrasi sampai KPU RI,  maka PPDP harus betul-betul door to door ke lapangan untuk bisa menghasilkan data pemilih yang bersih dan berkualitas Ujar H. Sumardi

Sasaran Bimtek ini ungkapnya PPS dan PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) yang akan melakukan coklit (pencocokan dan penelitian) hasil analisis DP4 dengan cara mendatangi rumah warga pada tanggal 8 September hingga 7 Oktober 2016 mendatang dan petugas akan menempel stiker sebagai bukti bahwa rumah tersebut telah di data. “Jika dalam kurun waktu tersebut masih ada warga yang merasa belum didatangi PPDP, maka silahkan untuk menghubungi PPS di Desa/Kelurahan setempat,”ujarnya.