KPU
Home » Berita » Gerak Jalan Sehat KPU Masuk Rekor MURI

Gerak Jalan Sehat KPU Masuk Rekor MURI

 

Gerak Jalan Sehat KPU yang melibatkan seluruh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota se-Indonesia, Minggu (7/4) mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dengan menorehkan rekor “Jalan Sehat secara serentak di tempat terbanyak”. Jika ditotal, jalan sehat untuk menyongsong satu tahun Pemilu 2014 itu, diikuti oleh 532 satker se-Indonesia dengan peserta sebanyak 87.450 orang. Di KPU pusat, gerak jalan sehat dipusatkan di kawasan Monas, dengan rute Monas-Bunderan HI-Monas. Ketua KPU, Husni Kamil Manik (kanan) saat menerima Piagam Penghargaan MURI dari Ketua Umum MURI, Jaya Suprana (kiri), di Monas, Minggu (7/4).
Ribuan Warga Jakarta Ikuti Jalan Sehat Pemilu

Jakarta, kpu.go.id- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik tadi pagi (7/4) sekitar pukul 06.30 WIB melepas secara resmi peserta jalan sehat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan yang bertujuan menyosialisasikan pemilihan umum (pemilu) 2014 ini diikuti sekitar 5 ribu orang. Peserta start dari Monas menuju jalan MH Thamrin dan kembali ke Monas.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarif Hasan. Masyarakat Jakarta yang sedang berolahraga di sekitar Monas juga ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kegiatan jalan sehat menuju pemilu jujur dan adil ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Setiap provinsi mengerahkan massa sekitar 300 orang dan kabupaten/kota 150 orang. Untuk jalan sehat yang digelar KPU diikuti sekitar 5 ribu orang.

Husni berharap masyarakat di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas, bersih, jujur dan adil. Menurutnya pemilu adalah milik seluruh masyarakat. KPU kata Husni hanya lembaga yang diberi mandat oleh undang-undang untuk melayani dan memfasilitasi rakyat dalam menunaikan hak politiknya. “Mari kita semua menyukseskan pemilu 2014 dengan cara berpartisipasi pada semua tahapan penyelenggaraan pemilu. KPU tidak dapat bekerja sendiri tetapi butuh dukungan semua pihak. Partisipasi masyarakat harus terus meningkat dari waktu ke waktu. Masa depan demokrasi ada di tangan kita semua. Kita hadirkan demokrasi yang sehat dan produktif melalui pemilu yang jujur dan adil,” ujarnya.

Husni menegaskan pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih para pemimpinnya baik yang akan duduk di legislatif maupun eksekutif. Rakyat kata Husni menjadi penentu nasib bangsa ini lima tahun ke depan. “Karena itu saya minta, kita semua masyarakat Indonesia jangan pernah menyia-nyiakan hak yang sudah diberikan undang-undang.

Mari kita gunakan hak kita dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam memajukan bangsa ini,” ujarnya.

Pemilu yang jujur dan adil, kata Husni sudah menjadi komitmen semua jajaran penyelenggara pemilu. KPU berharap komitmen yang sama datang pula dari peserta pemilu baik partai politik maupun perseorangan. “Jika semua komponen bangsa ini berpikir dan bekerja sama untuk melaksanakan pemilu yang jujur dan adil maka apapun tantangannya akan dapat di atasi dengan baik,” ujarnya

Gerak Jalan Sehat KPU Masuk Rekor MURI Piagam